H. SAHARUDDIN SUNRE, S.Pd, MM.

H. SAHARUDDIN SUNRE, S.Pd, MM.

ANGGOTA

NAMA LENGKAP H. SAHARUDDIN SUNRE,S.Pd.MM.
PARTAI PPP
DAERAH PEMILIHAN DAPIL III (TANETE RILAU, TANETE RIAJA, PUJANANTING)
TEMPAT / TANGGAL LAHIR MARUALA, 10 MARET 1957
ALAMAT LENGKAP LIBURENG KEC. TANETE RIAJA
PENDIDIKAN TERAKHIR S 2
LATAR BELAKANG SEBELUM DUNIA POLITIK PENSIUNAN PNS
NAMA ISTRI / SUAMI HJ. SITTI RABIAH
NAMA ANAK

 

 

 

1. KAHARUDDIN

2. DWI KARTINI

3. TRISNAWATI

4. M. AKBAR

IMG_6855“Mas Udi” merupakan panggilan candaan dari sesama legislator DPRD Kabupaten Barru. “Saya memang senang bercanda makanya teman-teman di DPRD Barru kadang terbawa suasana.” Meski tidak berasal dari keluarga politik dan latar belakangnya berasal dari PNS, Mas Udi akhirnya memilih jalan hidup sebagai Legislator karena  keinginannya untuk mengabdi bagi masyarakat Barru. Sebagai Eks Perantau di Timor Timur negara tetangga yang dahulu merupakan bagian dari negara sendiri, H. Saharuddin kaya akan pengalaman hidup di perantauan. Mantan Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Barru ini menuturkan kerasnya hidup di negara bekas jajahan portugis tersebut. “Masyarakat di sana sangat majemuk dan gaya hidupnya sangat berbeda dengan kultur saya sebagai orang bugis”. “Kalau  tidak pintar-pintar membawa diri seorang perantau pasti larut dengan budaya masyarakat setempat.” “Judi dan minuman adalah dua hal yang menjadi kebiasaan penduduk Timor Timur atau yang sekarang dikenal dengan nama Timur Leste.” “Kalau sudah terlibat kedua perbuatan itu , istri dan anak sendiri bisa saja digadaikan.” Makanya sebagai orang bugis, kita harus memegang teguh adat dan syariat Islam agar tidak ikut larut”.

“Lebih dari separuh masa dinas, saya habiskan di Timor Leste, dan saya menjadi saksi sejarah lepasnya Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi”. Sampai sekarang pun masih banyak kawan dan tetangga yang berdiam di sana. Saya sempat berkunjung kembali di tahun 2007, karena masih banyak kenalan di imigrasi, saya melintas batas tanpa harus mengurus visa. Sambutan kawan sekampung sangat hangat dan melepas kerinduan saya yang sudah kembali ke kampung halaman di Kabupaten Barru. Pengalaman di perantauan eks Timor Timur menjadi bekal tersendiri bagi H. Saharuddin untuk mengabdikan diri sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP). H. Saharuddin termasuk yang beruntung lolos sebagai legislator pada pemilihan umum tahun 2014 selepas ia pensiun sebagai PNS Kabupaten Barru di tahun 2013. Kepercayaan masyarakat di Dapil III (Tanete Riaja, Pujananting, dan Tanete Rilau) sangat ia syukuri mengingat banyaknya petahana DPRD yang turut bertarung di Dapil III. “Saya sebagai orang baru di DPRD tentu harus banyak belajar kepada rekan-rekan yang sudah menjabat beberapa periode.”