HJ. HAMSIATI

HJ. HAMSIATI

ANGGOTA ANGGOTA

NAMA LENGKAP HJ. HAMSIATI
PARTAI PKS
DAERAH PEMILIHAN DAPIL III (T. RILAU, T. RIAJA, PUJANANTING)
TEMPAT / TANGGAL LAHIR BARRU, 27 JUNI 1974
ALAMAT LENGKAP JL. KARUNRUNG RAYA PERUM BKKBN NO. B/I
PENDIDIKAN TERAKHIR SMA
LATAR BELAKANG SEBELUM DUNIA POLITIK KETUA BHAYANGKARI POLRES SOPPENG
NAMA ISTRI / SUAMI H. ZAINUDDIN SIDIQ,S.Pd.,SH.,M.Si
NAMA ANAK 1. YUSNIAR SIDIK

2. YUSUF YAADZAL LIMPO

IMG_7235Pengalaman sebagai Ketua Bhayangkari Polres Soppeng Periode Tahun 2004 sampai 2008 merupakan salah satu pendorong istri dari H. Zainudding Siddiq S.Pd, SH, M.Si ini untuk menjadi Anggota DPRD mewakili Dapil III khususnya Kecamatan Pujananting.

Seperti para rekan-rekannya, sesama anggota DPRD yang berasal dari Pujananting, Hj. Hamsiati berkinginan keras untuk merubah wajah Pujananting yang selama ini dianggap sebagai Kecamatan tertinggal dan terpencil. Tidak hanya sampai disitu, Ibu dua anak kelahiran Barru, 27 Juni 1974 ini merasa prihatin dengan kondisi perempuan dan anak anak Pujananting yang seperti tidak mendapat tempat dalam pemberdayaan masyarakat di kecamatan  termuda di Kabupaten Barru tersebut.

Oleh karena itu selama di DPRD, Haji Cia, begitu banyak orang menyapanya, mengharapkan agar SKPD terkait dapat lebih memperhatikan kepentingan perempuan dan anak di Kecamatan Pujananting, Permasalahan-permasalahan umum perempuan seperti kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, menjadi poin-poin penting yang harus menjadi fokus dalam upaya meningkatkan peran serta perempuan dan anak dalam pelaksanaan pembangunan.

Merupakan perwakilan dari Partai Keadilan Sejahtera, juga membuat  Alumni SD Inpres Ralla Tahun 1987, SMP Negeri Ralla Tahun 1990, SMA Publik Makassar Tahun 1993 , menjadi lebih disiplin dalam menjalankan tugas-tugas keseharian sebagai Anggota DPRD.

Hj. Hamsiati sering sedih ketika melihat ada Anggota Dewan yang kurang bersemangat dalam menjalankan tugasnya, menurut beliau hal tersebut bertentangan dengan amanah yang  telah diserahkan masyarakat kepada para Anggota Dewan ketika diambil sumpah dan dilantik pada tahun 2014 yang lalu. Begitu banyak orang di Kabupaten Barru yang menginginkan untuk menjadi anggota DPRD, akan tetapi hanya 25 orang yang akhirnya mendapat amanah dari Allah SWT, sehingga kepercayaan yang kita peroleh dari masyarakat Kabupaten Barru harus kita jaga sebaik mungkin.