M. ALIFFANDI ASKA, S.Pd.

M. ALIFFANDI ASKA, S.Pd.

ANGGOTA

NAMA LENGKAP M. ALIFFANDI ASKA, S.Pd.
PARTAI GERINDRA
DAERAH PEMILIHAN DAPIL III (T. RILAU, T. RIAJA, PUJANANTING)
TEMPAT / TANGGAL LAHIR PALOPO, 10 JANUARI 1988
ALAMAT LENGKAP PANCANA, TANETE RILAU
PENDIDIKAN TERAKHIR S 1
LATAR BELAKANG SEBELUM DUNIA POLITIK GURU HONOR
NAMA ISTRI / SUAMI NUR AMALIA MAIN
NAMA ANAK 1. GHULAM MUHAMMAD ABRISAM

IMG_6880Bekerja tanpa mengenal batasan waktu membuat pria kelahiran Palopo tanggal 10 januari 1988 ini sering bermasalah dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Barru. Maklum saja, perawakannya yang masih sangat muda dan terkesan santai dengan pakaian casual , membuat Polisi Pamong Praja menganggapnya bukan anggota DPRD Kabupaten Barru.

Sehingga dalam beberapa kejadian beliau sering ditegur untuk tidak memasuki kantor karena sudah terlalu larut malam atau di luar batas jam kantor PNS pada umumnya. Padahal menurut beliau sebagai wakil rakyat, Anggota DPRD harusnya tidak mempunyai batas jam kerja. Kapan dan di manapun mereka dibutuhkan untuk mendengar aspirasi serta melakukan penanganan secepatnya kepada permasalahan yang sedang dialami masyarakat, maka seorang Anggota DPRD harus setiap, siap siaga tanpa mengenal jam kerja.

Pemuda lulusan Universitas Negeri Makassar tahun 2011 ini, juga sangat concern terhadap permasalahan masyarakat kecil, khususnya yang berada dalam wilayah Pemilihan III, Kecamatan Tanete Riaja, Kecamatan Tanete Rilau dan Pujananting. Hal itu dibuktikannya ketika langsung melayangkan surat keluhan terhadap para pedagang di Pasar Pekkae yang mengalami pengrusakan lapak atau kios oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga beliau menuntut untuk segera dilakukan pengusutan dan segera merehabilitasi lapak atau kios yang dirusak.

Sebagai mantan guru honor yang linear dengan latar belakang pendidikannya, politikus Partai Gerindra ini juga memperhatikan bidang pendidikan Kabupaten Barru sebagai salah satu urusan wajib dalam pemerintahan. Carut marut dunia pendidikan kita saat ini harusnya segera mendapatkan penanganan yang maksimal, dengan alokasi dana APBD yang sangat besar , pendidikan di Kabupaten Barru harusnya telah berada pada level yang mapan untuk bersaing dengan daerah lainya di Sulawesi selatan.

Untuk itu beliau menghimbau agar proses rekruitmen tenaga pendidik sampai kepada pelaksanaan belajar mengajar  baik ditingkat usia dini, sekolah dasar sampai menengah pertama dan atas menjadi fokus perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Barru sehingga kedepannya Kabupaten Barru menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dapat bersaing di level regional dan nasional atau sampai ke tingkat internasional.